Kamis, 03 Desember 2009

HONDA TIGER REVO 2008 (NGAWI)
Efek Monosok Samping

2850tiger-yudi-1.jpgAda yang unik pada modifikasi kali ini. Terinspirasi dari Aprilia Shiver 750 yang jantan. “Rasanya cocok kalau Tiger dibuat seperti itu,” kata Abdul Aziz dari A1 Modified, Magetan, Jawa Timur beralasan.

Untuk mendapatkan seperti aslinya, Abdul berusaha semirip mungkin. Termasuk dalam penerapan monosok belakang yang posisinya di samping. Tentu saja desain seperti ini memberikan efek lanjutan yang banyak. "Harus sangat diperhatikan kekuatannya, baik soknya sendiri maupun si rangka," tambah Abdul menerangkan. Karena penempatan seperti ini dan hanya satu saja sok, Abdul takut patah. Jika asal, bisa patah sok atau rangkanya.2851tiger-yudi-2.jpg

"Untuk bagian bawah dipasang ke swing-arm sedang atas ke rangka," lanjut ayah dua anak ini. Jika mengandalkan rangka standar aja, builder yang lagi ke banjiran order ini nggak percaya. "Bisa-bisa rangka bengkok," katanya. Karena itulah di bagian ini perlu ada penguat.

"Ada semacam pipa tubular dari tengah sampai depan, itu bukan hanya buat tampilan tapi benar-benar berfungsi," beber pria bertubuh sedang ini. Pada konsep aslinya memang memiliki tampilan seperti ini.

Pipa tubular menggunakan material yang dari pipa diameter 1 inci. Sedangkan untuk monosoknya itu menggunakan limbah moge dari Suzuki GSX 750 yang pastinya untuk masalah kekuatan sudah bisa dipercaya.

2852tiger-yudi--3.jpgKarena bagian bawah monosok dipasang ke swing-arm, lengan ayun itu tentunya juga haruslah kuat. "Sebab itulah maka kami gunakan pelat yang cukup tebal. Lebih dari 1 mm dan bentuknya pelat kotak," lanjut pria yang buka bengkel di Jl. Diponegoro, No.19, Magetan, Jawa Timur ini. Sedang mengenai modelnya murni karya A1 Modified.

Memang hampir seluruh bagian motor ini full custom. Misalnya bodi yang full pelat 0,9 mm dari depan hingga belakang.

"Pelat yang saya pakai limbah kaleng thinner cat, mudah dibentuk dan ketebalnnya juga pas," tambah Mas Dul, panggilan akrabnya di seputaran Magetan. Karena namanya pelat limbah, tentu saja harganya menjadi lebih murah juga.2853tiger-yudi--4.jpg

Tak hanya seputaran bodi, upside down depan pun murni karya bengkel ini. "Di situ seninya, sampai asepdon pun kamui bikin. Enggak kayak bengkel lain," promonya berapi-api.

Untuk bikin asepdon karya wong Jawa Timur ini, hanya as bawah yang masih pakai punya Tiger. Sedangkan tabung, batang hingga segitiga sudah bikin sendiri alias handmade.

Tampak depan masih rada terganggu dengan jalur slang yang dibiarkan tidak beraturan. Jika rapi tentunya bakal jadi lebih sempurna.

ANTI PANAS

2854tiger-yudi-5.jpgKarena desain knalpot menjulang nyaris mendekati buntut boncenger maka perlu diperhatikan sektor keamanannya. Sebab jika kurang hati-hati bisa-bisa pantat anget atau malah kepanasan tuh. "Makanya knalpot kita beri lapisan pelindung dari panas supaya tetap aman dan nyaman," kata Abdul.

Desain ini memang sesuai dengan konsepnya, sedangkan pembuatannya full custom dari bengkel A1 Modified milik Abdul. "Materialnya menggunakan pelat 0.9 mm," tambahnya.

Bagian buntut tambah asyik dengan pemilihan lampu rem yang pas. "Padahal ini comot dari Honda New Supra Fit kok," bangga pria ramah ini. Memang tentunya dengan pemilihan model yang cocok maka tampak keseluruhan menjadi enak dilihat.

DATA MODIFIKASI

Pelek : Bembi
Ban depan : Deli Tire 110/70-17
Ban belakang : Battlax 160/70-17
Upside down : Custom
Sok belakang : Suzuki GSX 750
Lampu depan : Honda Revo
Lampu belakang : Honda New Supra Fit
Setang : HDS
Knalpot : Custom
Footstep : Custom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar