Kamis, 03 Desember 2009

:. Suzuki Thunder 125 2005 (Pontianak)
Ponti Style

2940thunder-gt-1.jpgPilihan modifikasi yang mengarah ke virus supermoto memang masih up to date. Banyak yang ambil inspirasi dari KTM, Ducati atau lainnya. Tapi tidak bagi Novian Bayu from Pontianak. Suzuki Thunder 125 miliknya bergaya supermoto murni dari ide warga Kota Pisang Goreng itu.

Jika diperhatikan, hampir seluruh bagian bodi motor sudah dirombak. Material Styleyang dipergunakan fiberglass untuk bodi. Namun karena sudah full custom itulah Bayu 29413thunder-gt-2.jpgmenerapkan prinsip kehati-hatian dalam pengerjaan. "Sebab pernah patah dan jadinya berantakan di tahap awal," kata Bayu buka pembicaraan.

Bagian yang patah tadi persisnya di lengan ayun, tepat di dudukan monosok. "Saat itu masih pakai swing-arm standar hanya pindahin sok aja. Mungkin saya salah dalam desainnya," cuap pria yang baru wisuda sarjana hukum ini.

29422thunder-gt-3.jpgMemang jika proses pembuatan dudukan kurang pas, risikonya sangat tinggi. Karena ngeri kejadian pahit tadi terulang, Bayu dan Ibas sang modifikator dari Ibas Perfomance (IP), Pontianak ini menggunakan lengan ayun yang aslinya sudah monosok.

"Comot swing-arm Suzuki Satria FU 150. Tentu saja kalau sudah pakai arm Satria nggak perlu lagi pusing masalah monosok karena aslinya sudah suspensi tunggal," timpal Ibas yang punya bengkel di Jl. Sutomo, No. 2, Pontianak ini.

Tapi begitu pasang di motor terlihat sangat aneh. "Itu karena lengan ayun Satria tadi lebih panjang dibanding punya Thunder. Maka di bagian depan lengan ayun sedikit dipotong untuk mendapatkan jarak sumbu roda yang enak dilihat," tambah lajang 21 tahun ini.2943thunder-gt-4.jpg

Agar terlihat lebih gagah lagi, arm tadi masih dibungkus kondom fiber lagi. "Dengan begitu tampilannya jadi macho sesuai tema," tambahnya berapi-api.

Begitu juga halnya dengan pembuatan tangki. Karena takut salah, makanya Bayu pilih cara gampang. "Kami pakai saja langsung tangki milik trail Diablo. Lebih cepat dan praktis di soal pengerjaan," tutup pria yang sekarang lagi cari kuliah untuk gelar S2-nya.

SERBA RUNCING

Coba perhatikan bagian bodi Thunder supermoto ini, pastilah kesannya serba runcing yang didapat. Mulai dari sepatbor depan, cover lampu depan, bodi samping hingga buntut. "Hal itu untuk mengejar tampilan sporty," kata Bayu menjelaskan alasannya desain seperti ini.

Sah-sah saja dengan maksud ubahan seperti itu, tidak ada yang salah. Tapi sepertinya ada yang terlewatkan oleh Bayu dalam proses pembuatannya, yaitu harmonisasi. Khususnya pada desain sepatbor depan dan cover lampunya.

Dengan bentuk ujung sepatbor yang runcing, harusnya diseimbangkan dengan bagian ujung lainnya. Tapi kali ini malah terlihat satu sisi tajam, sedang bagian ujung lainnya bengkak. Begitu juga cover head lamp yang terlihat fibernya, begitu tebal. Menggangu harmonisasi bro!

DATA MODIFIKASI

Pelek : Sprint
Ban depan : FDR 90/80-17
Ban belakang : Swallow 130/80-17
Knalpot : Custom
Lampu depan : Yamaha Force 1
Jok : Diablo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar