| Sayang sekali Yamaha Jupiter MX 135 LC ini gagal ikut Yamaha Mofest 2 di Bandung karena telat hadir. Panitia hanya memberikan kesempatan display only. Pelajaran yang sangat berharga tentunya, sebab peluang menggondol piala terbang sudah. Padahal melihat ubahanya sangat layak untuk menjadi yang terbaik di salah satu kelas.
Budi Rahmanto atau Big sang modifikator tidak bisa berbuat apa-apa lagi. "Aturan panitia memang harus ditaati," katanya lemes.
Modifikasi yang dilakukan Big mengambil tema sporty futuristik. Tapi hebatnya untuk mendapatkan kesan masa depan tadi, dia tidak mengambil bodi part dari motor baru. Terbukti bisa didapat dengan komponen motor harian biasa.
Misalnya untuk lengan ayun yang menggunakan limbah Honda NSR150 SP. Komponen ini bisa tergolong lawas karena aslinya beredar di Indonesia pada 2001 yang lalu. Saat ini harganya sekitar Rp 6 juta untuk pro arm dan pelek belakang.
"Tapi meskipun barang lama tapi karena bentuk lengan ayun tunggal itu maka tetap seolah futuristik," kata modifikator bertubuh besar ini.
Begitu juga untuk sektor bodi. Keahlian pria ini dalam mendesain bodi memang layak diacungi jempol. "Untuk rangka belakang dibabat abis diganti pipa baru ukuran 1,2 inci," lanjutnya.
Bentuk bodi yang diambil adalah single seater dengan buntut sedikit terilhami dari Yamaha R6. "Seluruh bodi baru ini menggunakan fiber," ucap pemilik bengkel di kawsan Pisangan, Jakarta Timur ini.
Kejelian Big kembali terlihat saat memilih lampu depan dan belakang. Tak harus repot cari lampu mahal, cukup menggunakan yang sudah pasti banyak beredar di pasaran. Unik dan tentu juga bisa menekan budget belanja modifikasi.
"Untuk stop lampnya pakai punya Suzuki Shogun," ucapnya. Tentu saja ada penyesuaian dengan desain buntut yang sudah runcing dan menungging itu.
Sedang head lamp mencomot punya Yamaha Mio Soul. Lampu ini memang pernah diulas sebagai salah satu model yang paling digemari modifikator.
"Bentuknya sangat bagus terutama tarikan di sudut atas lampu yang cocok dengan model MX ini," tambah Budi lagi.
Permainan fiber yang juga cukup unik pada desain tutup rantai dan sepatbor belakang murni karya Big. "Simpel memang, tapi pas dengan bentuk bodi baru secara keseluruhan," tutup Big masih tetap lemes karena telat hadir.
DATA MODIFIKASI
Pelek : Honda NSR SP Ban depan : Battlax 90/80-17 Ban belakang : Battlax 120/70-17 Sok belakang : YSS Knalpot : Custom
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar